);

Kaidah Kebahasaan dalam Teks Eksplanasi

Dalam mata pelajaran Bahasa Indonesia sudah dijelaskan berbagai jenis teks termasuk salah satunya teks eksplanasi. Dimana jenis teks ini juga memiliki ciri khas yang membedakannya dengan jenis teks lainnya. Materi tentang teks eksplanasi sudah dipelajari sejak bangku Sekolah Dasar (SD) dan terus muncul hingga bangku Sekolah Menengah Atas (SMA).

rumusrumus.com

Bagi anda yang ingin belajar kembali mengenai teks eksplanasi maka bisa membuka referensi tentang pengertian dan contoh teks eksplanasi. Secara singkat dapat dipahami bahwa teks eksplanasi adalah teks yang menjelaskan mengenai proses terjadinya sebuah fenomena alam maupun sosial. Selain itu dalam teks eksplanasi, sebuah peritiwa muncul karena adanya peristiwa lain sebelumnya serta peristiwa tersebut dapat mengakibatkan terjadinya peristiwa lainnya.

Perlu anda ketahui juga bahwa teks eksplanasi juga memiliki kaidah kebahasaan yang perlu diperhatikan ketika membuat teks eksplanasi. Berikut akan dijelaskan mengenai kaidah kebahasaan teks eksplanasi yang perlu anda ketahui.

  1. Pembahasan topik lebih fokus kepada hal-hal yang sifatnya umum atau bukan partisipan manusia. Misalnya tsunami, gempa bumi, gunung meletus, badai dan lain sebagainya.
  2. Di dalam penulisannya harus memakai istilah-istilah ilmiah karena menyajikan fakta-fakta bukan opini dari penulis.
  3. Penulisan teks eksplanasi harus memakai kalimat pasif.
  4. Penulisan teks eksplanasi lebih sering menggunakan verba material serta verba relasional atau kata kerja aktif.
  5. Penulisan teks eksplanasi banyak memakai konjungsi waktu dan kausal. Misalnya pertama, sebelum, sesudah, jika, sehingga, kemudian dan lain sebagainya.
  6. Penulisan teks eksplanasi bertujuan memberi justifikasi bahwa sesuatu yang dijelaskan secara kausal itu memang benar adanya atau benar-benar terjadi.

Melalui penjelasan kaidah kebahasaan teks eksplanasi maka anda bisa semakin paham mengenai teks eksplanasi sekaligus lebih mudah ketika ingin membuatnya. Karena teks ini menyajikan fakta dan hubungan sebab-akibat dari peristiwa yang terjadi maka anda tidak perlu harus meyakinkan pembaca untuk percaya dengan apa yang sudah anda tulis.

Demikianlah penjelasan mengenai kaidah kebahasaan teks eksplanasi yang bisa menambah wawasan anda. Penjelasan di atas bisa mempermudah anda memahami teks eksplanasi dan pembuatannya. Bila anda membutuhkan informasi lebih jelas mengenai teks eksplanasi maka silakan kunjungi https://rumusrumus.com/contoh-teks-eksplanasi/ .

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *